Bentuk Aljabar

algebra

  1. Bentuk Aljabar dan Unsur-unsurnya
    1. Bentuk Aljabar
      Bentuk aljabar adalah ungkapan atau algebric expression. Bentuk aljabar dalam x berarti bentuk aljabar dengan variabel x dan lambang lainnya bukan variabel.
      Contoh: 2a + 3b, pq + p, k + 4k, p2 + p – 6
    2. Lambang Aljabar
      Lambang aljabar adalah suatu tempat bagi bilangan-bilangan atau lambang-lambang yang mewakili bilangan-bilangan. Pada sebarang lambang aljabar dapat diberikan nilai tertentu sesuai persyaratan yang dikehendaki.
      Contoh:
      Pada ax2 + bx + c = 0, ini a, b, c, x, dan 0 adalah lambang-lambang aljabar, dengan operasi + dan relasi =.
      Contoh:
      Umur Ani tiga kali umur Dewi. Berapakah kemungkinan umur masing-masing?
      Jawab:
      Misalkan umur Ani = a,
      Umur Dewi = 3 x a = 3a
      Lambang a mewakili bilangan yang nilainya menunjukkan umur manusia.
Advertisements

RPP Matematika Berkarakter SMP

Berikut ini link Download RPP Matematika Berkarakter 2012

  1. RPP Berkarakter Terbaru Lengkap 2011/2012 ( Download )
  2. Format-format Kelas VII ( Download )
  3. Format-Format Kelas VIII ( Download )
  4. Format-Format Kelas IX ( Download )
  5. Silabus Berkarakter Kelas VII (Download)
  6. Silabus Berkarekter Kelas VIII ( Download)
  7. Silabus Berkarakter Kelas IX ( Download )
  8. RPP Matematika Kelas VII Semester 1 ( Download )
  9. RPP Matematika Kelas VII Semester 2 ( Download )
  10. RPP Matematika Kelas VIII Semester 1 ( Download )
  11. RPP Matematika Kelas VIII Semester 2 ( Download )
  12. RPP Matematika Kelas IX Semester 1 ( Download )
  13. RPP Matematika Kelas IX Semester 2 ( Download )Sumber: majalah matematika

akar kuadrat bilangan

CARA MENCARI AKAR KUADRAT SUATU BILANGAN, DGN MENGGUNAKAN BILANGAN GANJIL

Spongebob Squareroot

MENCARI AKAR KUADRAT SUATU BILANGAN, DGN MENGGUNAKAN BILANGAN GANJIL
CARA INI DIAJARKAN DI SEKOLAH SETINGKAT SD DI NEGERI CINA
Biasanya jika siswa SMP/SMA ditanya berapa √10
Jawabannya kalau tidak “3 lebih”, dia akan menjawab “ antara 3 dan 4”.
Jawaban ini jelas belum memadai, dan jauh dari harapan.
Bilangan ganjil = 1, 3, 5, 7, 9, 11, 13, 15, …
Apabila kita menjumlahkan dari bilangan ganjil itu,
1 =1 , 1+3=4, 1+3+5=9, 1+3+5+7=16, 1+3+5+7+9=25, …
Apa yang diperoleh? Barisan bilangan kuadrat (bilangan kuadrat). Ini sudah biasa kita gunakan dan banyak orang tahu.
Pernah berpikir sebaliknya (mengurangi suatu bilangan dengan bilangan ganjil) ? kayaknya gak pernah tuh…..hehe.Untuk mencari akar dengan cara ini adalah dengan dikurangi bilangan ganjil mulai bilangan ganjil yang pertama dst
* Mencari √9 , √25
√9 = …..
9 – 1 – 3 – 5 = 0 ada 3 bilangan ganjil yg digunakan untuk mengurangi.
Jadi √9 = 3

√25 = …..
25 – 1 – 3 – 5 – 7 – 9 = 0 ada 5 bil. ganjil yg digunakan untk mengurangi.
jadi √25 = 5
Mudah khan…!!!!!

* Mencari √10 , √18 , √75
penasaran khan? makanya Continue reading

Sifat – Sifat Pengerjaan Hitung pada Bilangan Bulat

Sifat-Sifat Pengerjaan Hitung pada Bilangan Bulat

last_thumb1350540222_200x150

1. Sifat-Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat

a. Sifat Komutatif

Sifat komutatif disebut juga sifat pertukaran. Sifat ini hanya berlaku pada operasi penjumlahan dan perkalian.

Sifat komutatif pada Penjumlahan

Bentuk umum dari sifat komutatif pada penjumlahan yaitu a + b = b + a. Untuk memperjalasnya perhatikan contoh berikut ini :

Continue reading

A Lesson From PISA

Memahami Literasi Matematika (A Lesson from PISA)

pisa-illustration

Ketika kita ditanya apa itu PISA? Sudah tentu banyak diantara kita yang akan berpikir tentang menara PISA di italia seperti gambar disamping. Namun, yang dimaksud PISA disini bukanlah menara PISA Italia, tapi PISA yang merupakan singkatan dari Programme for International Student Assessment. PISA merupakan sebuah proyek dari Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) yang dirancang untuk mengevaluasi hasil pendidikan dalam hal kemampuan siswa yang berumur 15 tahun di bidang matematika, membaca, dan sains.

Struktur matematika dalam program PISA dapat digambarkan dalam suatu bentuk matematika: ML + 3 Cs. ML adalah singkatan dari Mathematical Literacy (literasi matematika), dan 3 Cs singkatan dari Content, Contexts, and Competencies. Misalkan sebuah masalah muncul dalam sebuah situasi di dunia nyata, situasi ini menyediakan konteks untuk menerapkan matematika. Untuk menggunakan matematika dalam memecahkan masalah, seorang siswa harus memiliki tingkat kemampuan yang meliputi konten matematika yang relevan dengan masalah tersebut. Dan dalam rangka menyelesaikan masalah tersebut, proses untuk menghasilkan solusi harus dibangun dan diikuti. Agar penggunaan proses ini berhasil, seorang siswa membutuhkan kompetensi tertentu, yang dibahas dalam Competency cluster di framework PISA. Hubungan bentuk matematika: ML + 3 Cs dari PISA tersebut digambarkan sebagai berikut:

Continue reading