Peserta SMBPTN Diimbau Datang Lebih Awal

ujian-snmptn-ilustrasi-_130201180443-827

JAKARTA–Panitia Lokal Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Padang mengimbau peserta ujian tulis yang akan digelar 12-13 Juni agar hadir lebih awal untuk mengantisipasi keterlambatan.

Ujian akan dimulai pada pukul 08.00 WIB, namun sebaiknya peserta telah berada di lokasi minimal pukul 07.00 WIB, kata humas Panitia Lokal 17 SBMPTN Padang, Amril Amir di Padang, Senin.

Dikatakan Amril, berangkat lebih awal mengantisipasi keterlambatan dan kemungkinan macet dalam perjalanan menuju lokasi. Ia mengatakan, 30 menit sebelum ujian berlangsung akan dilakukan proses pengisian data-data yang diperlukan pada lembar jawaban serta latihan menjawab soal.

Oleh sebab itu, disarankan pada hari ini (17/6) peserta melakukan peninjauan lokasi ujian agar besok tidak lagi mencari-cari dimana ruangan kelas tempat mengikuti ujian.

Peserta juga diminta membawa kartu identitas dan kartu ujian karena panitia akan melakukan pengecekan mengantisipasi terjadinya praktik perjokian.

Jika ada peserta SBMPTN yang tertangkap menggunakan joki panitia akan memproses secara hukum karena hal tersebut merupakan tindak pidana.

Ia mengingatkan, jangan ada yang coba-coba menjadi joki karena pada tahun lalu Universitas Andalas telah mengeluarkan mahasiswa Fakultas Kedokteran yang tertangkap sebagai joki SBMPTN.

Sebanyak 35.441 siswa lulusan SMA dan sederajat akan mengikuti ujian tulis SBMPTN pada 18-19 Juni terdiri atas bidang sains teknologi sebanyak 11.196 orang, sosial humaniora 15.224 dan campuran sebanyak 9.021 pendaftar.

Ujian tulis meliputi materi tes potensi akademik (TPA), tes kemampuan dasar umum meliputi matematika dasar, bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Kemudian, tes kemampuan dasar sains dan teknologi meliputi matematika, biologi, fisika dan kimia serta tes kemampuan dasar sosial dan humaniora meliputi sosiologi, ekonomi, sejarah dan geografi.

Menghadapi pelaksanaan ujian panitia lokal Padang membagi wilayah ujian menjadi 22 sektor serta melibatkan 3.544 pengawas yang terdiri dari dosen, guru dan mahasiswa.
Ujian digelar di beberapa perguruan tinggi antara lain Unand, UNP dan UBH serta SMA dan SMP didaerah ini.

Sumber: Republika

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s