Bilangan Bulat

1636997

Mata Pelajaran : Matematika

Kelas / Semester: VII/1 (satu)

Materi Pokok : bilangan bulat

Alokasi Waktu  : 2 x 40 menit

Standard Kompetensi :

Memahami sifat – sifat operasi hitung bilangan dan penggunaannya dalam pemecahan masalah.

Kompetensi Dasar :

1.1. Melakukan operasi hitung bilangan bulat

Indikator :

1. Memberikan contoh bilangan bulat pada garis bilangan.

2. Melakukan operasi pertambahan dan pengurangan bilangan bulat.

Tujuann pembelajaran :

1. Siswa dapat memberikan contoh bilangan bulat pada garis bilangan.

2. siswa dapat melakukan operasi pertambahan dan pengurangan bilangan bulat.

Materi :

termometer

Pernahkah kalian memperhatikan termometer? Termometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur suhu suatu zat. Pada pengukuran menggunakan termometer, untuk menyatakan suhu di bawah 0 derajat Cecius digunakan tanda negatif. Pada tekanan 1 atmosfer, suhu air mendidih 100 derajat Cecius dan membeku pada suhu 0 derajat Cecius. Jika air berubah menjadi es, suhunya kurang dari 0 derajat Cecius. Misalkan, es bersuhu –9 derajat Cecius, artinya suhu es tersebut 9 derajat Cecius di bawah nol.

Sebelum kalian mempelajari materi ini, sebaiknya kalian memahami kembali mengenai bilangan cacah, garis bilangan,kuadrat, akar pangkat dua, serta KPK dan FPB dari dua bilangan atau lebih. Pemahaman materi tersebut akan sangat bermanfaat dalam mempelajari materi bilangan bulat.

1. pengertian bilangan bulat

Coba kalian ingat kembali materi di tingkat sekolah dasar mengenai bilangan cacah. Bilangan cacah yaitu 0, 1, 2, 3, …. Jika bilangan cacah tersebut digambarkan pada suatu garis bilangan, apa yang kalian peroleh? Seseorang berdiri di atas lantai berpetak. Ia memilih satu garis lurus yang menghubungkan petak-petak lantai tersebut. Ia berdiri di satu titik dan ia namakan titik 0.

Garis pada petak di depannya ia beri angka 1, 2, 3, 4, …. Jika ia maju 4 langkah ke depan, ia berdiri di angka +4. Selanjutnya, jika ia mundur 2 langkah ke belakang, ia berdiri di angka +2. Lalu ia mundur lagi 3 langkah ke belakang. Berdiri di angka berapakah ia sekarang? Di angka berapa pulakah ia berdiri, jika ia mundur lagi 1 langkah ke belakang?

Perhatikan bahwa posisi 4 langkah ke depan dari titik nol (0) dinyatakan dengan +4. Demikian pula posisi 2 langkah ke depan dinyatakan dengan +2. Oleh karena itu, posisi 4 langkah ke belakang dari titik nol (0) dinyatakan dengan –4. Adapun posisi 2 langkah ke belakang dari titik nol (0) dinyatakan dengan –2.

Pasangan-pasangan bilangan seperti di atas jika dikumpulkan akan membentuk bilangan bulat. Tanda + pada bilangan bulat biasanya tidak ditulis. Kumpulan semua bilangan bulat disebut
himpunan bilangan bulat dan dinotasikan dengan B = {…, –3, –2, –1, 0, 1, 2, 3, …}.
Bilangan bulat terdiri atas himpunan bilangan bulat negatif {…, –3, –2, –1}, nol {0}, dan himpunan bilangan bulat positif {1, 2, 3, …}.

2. Bilangan bulat dalam kehidupan sehari – hari

Banyak sekali penerapan/aplikasi bilangan bulat dalam kehidupan sehari misalnya pada disiplin ilmu fisika, bidang kedokteran, pendidikan maupun bidang ekonomi.  Postingan  ini hanya membahas penerapan bilangan bulat pada termometer, pada saat ujian penerimaan mahasiswa baru dan kedalaman suatu permukaan di bumi.

untuk selengkapnya silahkan buka link ini.

3. Letak Bilangan Bulat pada Garis Bilangan



Mistar Bilangan

Pada garis bilangan, letak bilangan bulat dapat dinyatakan sebagai berikut :
                      Bilangan 1, 2, 3, 4, 5, … disebut bilangan bulat positif, sedangkan bilangan –1, –2, –3, –4, –5, … disebut bilangan bulat negatif.
Bilangan bulat positif terletak di sebelah kanan nol, sedangkan bilangan bulat negatif terletak di sebelah kiri nol.

4. Menyatakan Hubungan antara Dua Bilangan Bulat
                        Pada garis bilangan, makin ke kanan letak bilangan, makin besar nilainya. Sebaliknya, makin ke kiri letak bilangan, makin kecil nilainya. Sehingga dapat dikatakan bahwa untuk setiap p, q bilangan bulat berlaku:
a. jika p terletak di sebelah kanan q maka p > q;
b. jika p terletak di sebelah kiri q maka p < q.
                         Pada suatu garis bilangan, bilangan –3 terletak di sebelah kiri bilangan 2 sehingga ditulis –3 < 2 atau 2 > –3. Adapun bilangan –3 terletak di sebelah kanan –5 sehingga ditulis –3 > –5 atau –5 < –3. Jika kedua kalimat di atas digabungkan maka diperoleh –5 < –3 < 2 atau 2 > –3 > –5.
5. Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Bulat
      untuk memahami dan lebih mendalami tentang operasi penjumlahan bilangan bulat disarankan untuk menonton video ini terlebih dahulu:

atau dapat pula dengan memhami persentasi berikut ini:

jika belum puas silahkan buka link ini.

bagaimana? Apakah kalian telah paham dengan materi ini? jika kalian ingin menguji seberapa tinggi tingkat pemahaman kalian, kalian dapat memainkan link games ini.

untuk latihan silahkan kerjakan soal berikut:

Selamat belajar ^^

Sumber:

http://www.slideshare.net/nandaevanisasitanggang

http://www.sheppardsoftware.com/mathgames

http://www.youtube.com

http://matematikasmp-alid.blogspot.com

http://id.wikipedia.org

http://www.indi-smart.com/files/flash

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s